Situs web ini dalam mode pengujian !!!

Keranjang 0 Produk
  • Slide - 1
  • Slide - 2
  • Slide - 3

+++Komunitas Syoobe Indonesia

Work Smart or Work Hard???

Kerja Pintar atau kerja keras?

 

Banyak sekmen industri kecil sampai besar mengedepankan kerja Smart, mengurangi biaya untuk hal-hal yang tidak penting, mengedepankan budaya pintar adalah suatu kemajuan, karena masih banyak orang yang lebih suka bekerja keras, karena kurangnya pemahaman untuk meningkatkan kreativitas. Kreativitas itu luas dan tanpa batas. Seorang bawahan akan hebat dengan kerja yang menggunakan kreativitas, dengan kreativitas yang digunakan memudahkan pekerjaan menjadi lebih cepat itu yang dikatakan kerja pintar, karena tidak melulu menggunakan tenaga untuk menyelesaikan pekerjaannya, seorang akan lebih mudah menyelesaikan sesuatu dengan strategi atau ide-ide baru. Dan sebagian orang yang cenderung suka pada kebiasaan yang sudah ada tentu akan malas untuk berpikir, akan lebih banyak mengikuti alur yang sudah ada dan akhirnya mereka menjadi bagian dari orang-orang yang cenderung bekerja keras bukan bekerja pintar.

 

Apakah sulit bekerja pintar, apakah perlu pendidikan yang cukup tinggi untuk bisa bekerja pintar??? sebenarnya itu hanya perlu diasah dan jadi kebiasaan sehari-hari saja. Ketika bekerja membiasakan diri melihat kesempatan bagaimana menyelesaikan pekerjaan dengan cepat.

 

Seperti seorang pemain bola basket, jika dia bermain untuk namanya sendiri maka dia harus bekerja keras mencetak gol sendiri, tapi jika permainan yang dilakukan bersama-sama dengan team maka dia akan menghemat waktu dan tenaga mengedepankan strategi maka peluang untuk menangpun akan jauh lebih besar. Demikian juga dalam usaha team dan strategi adalah hal yang sangat penting untuk terus di perhatikan.