Pendaftaran 500 penjual pertama.. Jangan lewatkan kesempatan Anda!!

Keranjang 0 Produk

+++Komunitas Syoobe Indonesia

Psikologi Warna Untuk Logo Brand

Psikologi Warna untuk Logo Brand
Psikologi warna untuk logo brand (credits: M16 Marketing)

Saat kita melihat sebuah logo brand, kita tidak hanya melihat sebuah gambar yang mengasosiasikan dengan brand tersebut. Warna yang digunakan pada sebuah logo juga membuat kita tertarik pada brand tersebut. Hal yang berpengaruh pada hal ini adalah psikologi warna pada brand tersebut.

Psikologi warna adalah sebuah studi yang mempelajari hubungan antara warna dengan persepsi serta tingkah laku kita terhadap warna tersebut. Dalam bidang marketing dan branding, hal ini lebih fokus mengarah ke bagaimana efek dari warna ini, yang diharapkan dapat mengajak konsumen untuk mengkonsiderasi hingga membeli produk atau jasa yang disediakan. Pentingnya arti warna pada logo harus dikonsiderasi dalam pembuatan aset marketing, membuat bisnis baru, atau untuk keperluan rebranding. Sebuah studi menyatakan bahwa 90% keputusan untuk membeli atau menggunakan jasa dari sebuah brand didasarkan oleh warna yang digunakan oleh brand tersebut.

Namun, tidak semudah itu untuk menyamaratakan efek warna yang ada dalam psikologi warna. Studi juga menyatakan bahwa persepsi warna berkaitan erat pada kesukaan pribadi, asuhan sejak kecil, pengalaman, perbedaan budaya, dan konteks. Karena kita tidak dapat mengubah hal-hal yang lain, konteks merupakan hal yang sangat penting untuk dikonsiderasi saat menentukan warna untuk brand.

Konteks yang dimaksud pada hal ini adalah bagaimana perpaduan warna yang digunakan akan cocok untuk pesan dari brand. Menentukan warna yang sesuai harus mengingat bagaimana brand kita akan disajikan untuk masyarakat pada umumnya. Prediksi bagaimana reaksi orang saat melihat warna dan arti dari brand agar lebih berkesinambungan perlu diingat saat membuat logo.

Warna yang tepat akan menentukan kepribadian brand. Maka itu, berikut adalah psikologi warna yang perlu diperhatikan saat menentukan logo brand.

1. Biru

Warna biru melambangkan kebajikan dan persepsi yang akan didapat oleh orang yang melihat adalah kepercayaan. Saat melihat warna biru, kebanyakan orang akan merasakan ketenangan dan mengharapkan kejujuran, kesederhanaan, juga kekuatan dari kepribadian brand tersebut.

2. Merah

Warna merah melambangkan keberanian dan persepsi yang akan didapat oleh orang yang melihat adalah kegirangan. Perasaan meluap yang ditimbulkan oleh warna merah akan memberikan harapan bahwa brand tersebut akan mengikuti tren yang berkembang, menambah semangat, serta meningkatkan imajinasi.

3. Hijau

Warna hijau melambangkan kompetensi dan persepsi yang akan didapatkan oleh orang yang melihat adalah kecerdasan. Saat menggunakan warna hijau, brand harus memiliki kepribadian yang dapat diandalkan, dapat mengantar menuju kesuksesan, serta pekerja keras.

4. Kuning

Warna kuning melambangkan kebahagiaan dan persepsi yang akan didapat oleh orang yang melihat adalah optimisme. Warna hangat seperti warna kuning akan menonjolkan perasaan positif, meningkatkan harapan, serta menambah antusiasme dari orang-orang yang melihatnya.

5. Ungu

Warna ungu melambangkan elegansi dan persepsi yang akan didapat oleh orang yang melihat adalah kebijaksanaan. Dengan warna yang meningkatkan regalitas dari brandnya, perasaan yang didapatkan adalah kemewahan, keagungan, dan kemakmuran.

6. Hitam

Warna hitam melambangkan kepastian dan persepsi yang akan didapatkan oleh orang yang melihat adalah profesionalitas. Kepribadian yang akan ditonjolkan pada logo menggunakan warna ini adalah otoritatif, disegani, dan akurat.

7. Putih

Warna putih melambangkan kesucian dan persepsi yang akan didapatkan oleh orang yang melihat adalah ketenangan. Orang yang melihat warna putih akan mendapat kesan kemurnian, netralitas, dan minimalisme. Warna putih sering digunakan dengan satu warna lainnya untuk meningkatkan kesan warna lain.

Studi lain menyatakan bahwa otak kita cenderung lebih menyukai warna yang dapat kita asosiasikan dengan sebuah brand. Anda perlu menyesuaikan pemilihan warna agar brand lebih mencolok dibandingkan brand lain dalam bidang yang sama ataupun yang berbeda. Dalam branding maupun marketing, psikologi warna dapat mencapai audiens lebih tinggi dengan menyesuaikan warna-warna yang sesuai untuk logo brand.